MP3-Pop

Powered by eSnips.com

Tuesday, January 29, 2008

Anda Spesial

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara unik. Sambil memegang uang pecahan AS $ 100, ia bertanya kepada hadiri, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat.

"Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini." Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

"Baiklah," jawabnya, "apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. "Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

"Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih bermiat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai 100 dolar."

Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda. Jangan pernah lupa -
Anda spesial !


p.s : Dan jangan lupa, ketika teman anda jatuh juga, bantu mereka berdiri
kembali, jangan tinggalkan mereka...

sumber : kiriman seorang teman dari sebuah milist

KITA CERAI SAJA!

Saat aku dilamar suamiku, aku merasa bahwa akulah wanita yang paling beruntung di muka bumi ini. Bayangkan dari sekian juta wanita di dunia ini, aku yang dia pilih untuk jadi isterinya. Kalau aku persempit, dari sekian banyak wanita di negara ini, di propinsi ini, di kota ini, di rumah ibuku yang anak perempuannya 3, aku yang paling bungsu yang dipilih untuk jadi isterinya! Aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu.

Aku berusaha keras menjadi isteri yang baik, patuh pada suami, menjaga kehormatanku sebagai isterinya, menjadi ibu yang baik, membesarkan anak-anakku menjadi sholih dan sholihah. Aku memanfaatkan pernikahanku sebagai ladang amalku, sebagai tiket ke surga. Walaupun begitu...hidup seperti halnya makanan penuh dengan bumbu. Ada bumbu yang manis, yang pahit, yang pedas, dan lain-lain.

Aku juga menghadapi yang namanya ketidakcocokan atau selisih paham dengan suamiku, baik itu tidak sepaham, kurang sepaham, agak sepaham, hampir sepaham, atau apapunlah itu. Tapi aku tahu apa yang harus aku lakukan.

Aku mencoba berpikiran terbuka, mengakui kebenaran bila suamiku memang benar dan mengakui kesalahan bila aku memang salah. Aku mencoba bertuturkata lembut menegur kesalahan suamiku dan membantunya memperbaikinya agar ia merubah sikapnya. It's all about compromising. Namun apalah daya... pada akhirnya, terucap pula kata itu dari bibir suamiku "kita cerai saja!"... hanya karena sebuah masalah kecil yang tanpa sengaja menjadi besar. Saat itu seperti kudengar suara petir menggelegar dikepalaku. Arsy pun berguncang untuk ke sekian kalinya. Dan hatiku hancur berkeping-keping. Aku menjadi wanita paling pilu sedunia. Tak ada yang kupikirkan selain... yah kita memang harus berpisah!

Kuingat kembali pertengkaran-pertengkaran kami sebelumnya... Kita memang sudah nggak cocok! Kupikirkan kesalahan-kesalahan apa yang telah aku lakukan namun lebih sering mengingat kesalahan-kesalahan suamiku. Aku menangis sejadi-jadinya hingga dadaku sesak dan airmataku kering. Hari itu menjadi hari paling menyedihkan dalam hidupku.

Tak kulihat suamiku di sampingku keesokan paginya. Entah kemana ia. Tanpa sadar aku, layaknya aktris berakting di sinetron-sinetron, memandangi foto-foto kami dulu dengan berlinang airmata. ngiris hati ini. Andai saja ada lagu Goodbye dari Air Supply yang mengiringiku, tentu semuanya menjadi scene yang sempurna. Sekilas kenangan lama bermunculan di benakku. Aku teringat pertama kali aku bertemu suamiku, teringat apa yang aku rasakan saat ia melamarku. Aku tersenyum kecil hingga akhirnya tertawa saat mengingat malam pertamaku. Ha ha ha.

Anak-anakku datang saat melihat ibu mereka ini tertawa, memelukku tanpa tahu apa yang sedang terjadi. Mereka masih kecil-kecil. Kupandangi mereka satu per satu.... Mereka mirip ayahnya. Aku jadi teringat saat pertama kali kukatakan padanya bahwa ia akan menjadi ayah. Hhmmm...

Ku lalui hari-hari penuh kekhawatiran bersamanya, menunggu kelahiran buah cinta kami. dengan penuh kasih sayang, suamiku memegang tanganku, mencoba menenangkanku saat sang khalifah baru lahir, walaupun kutahu ia hampir saja pingsan. Keningku diciumnya saat semuanya berakhir walaupun wajahku penuh keringat saat itu. Saat kubuka mataku, di sampingku ia duduk menggendong bayi mungil itu. Bersamanya, kubeli tiket ke surga "Mi, abi mana?" suara anakku mengejutkan lamunanku. Tak sanggup kumenjawabnya. Hampir saja aku menangis lagi.

Tiba-tiba kulihat sesosok bayangan dari balik dinding. Suamiku datang. Rupanya tadi malam ia tidur di teras. Ia melihatku bersama anak-anakku. Mereka berhamburan menyambut ayahnya, memeluk lututnya karena mereka belum cukup tinggi menggapai bahu ayahnya itu. Ia membawakan makanan untuk mereka. Saat anak-anak sibuk dengan makanan itu, ia menghampiriku. Aku mencoba untuk biasa dan kuajak ia melihat foto-foto lama kami. Bernostalgia. Aku tertawa bersamanya. Mengingat yang telah lewat.

Sesekali ia memandangku lembut.
Aku tahu ia sedang berfikir. Namun aku khawatir ia sedang meyakinkan hatinya untuk benar-benar menceraikan aku dan mengatur kata-kata agar aku dapat menerima keputusannya. Saat ia diam dan memandangku dalam-dalam, kukatakan padanya bahwa aku merindukannya sejak tadi malam. Ia tersenyum dan mengatakan bahwa ia pun merasakan hal yang sama.

Hatiku lega. Kututup album foto itu dan kukatakan padanya bahwa selain dari semua kekuranganku tentu ada kelebihanku, selain dari semua yang tidak disukainya tentu ada yang disukainya, selain dari semua ketidak- cocokan kita tentu ada bagian yang cocok. "Bila tidak, apa alasan Abang mau menikahi Dinda dulu? Dan .. bagaimana mungkin kita bisa bertahan selama ini?" Ia mencium keningku. Kurasakan air mata mengalir hangat di pipiku. Tapi bukan air mataku...

"Allah memang hanya menciptakan Dinda buat Abang... Maafin Abang ya..." Kuusap air mata dari pipinya dan ia membaringkan kepalanya di pangkuanku...

"Maafin Dinda juga ya, Bang..." Entah apa yang membuatnya berubah pikiran. Aku tak ingin menanyakannya. Hanya dengan berada di sisiku pagi itu, aku rasa aku tahu jawabannya...


Pernikahan itu bisa berumur panjang bila ada usaha untuk memanjangkannya dan bisa berumur pendek bila tidak ada yang mau berfikir panjang.


Sumber : kiriman teman dari milist sebelah..

NOTE : PERCERAIAN ITU PERBUATAN HALAL YANG DIBENCI ALLAH SWT

Friday, January 25, 2008

Bola Keseimbangan

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama:

  • Pekerjaan
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Teman
  • Spirit

dan kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara. Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali. Tetapi empat bola lainnya Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.

Bagaimana caranya?

  1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special.
  2. Jangan tetapkan tujuan dan sasaran kita dengan mengacu pada apa yang orang lain anggap itu penting. Hanya Kita yang mengerti dan dapat merasa "apa yang terbaik untuk kita".
  3. Jangan mengganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.
  4. Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di 'masa lampau' atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.
  5. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
  6. Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.
  7. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.
  8. Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata: "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, Cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap".
  9. Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita.
  10. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.
  11. Jangan takut untuk belajar sesuatu, Ilmu Pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.
  12. Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono. Karena keduanya tidak mungkin kita ulang kembali jika telah lewat. Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati.

Sumber : Unknown

Bahaya Disekitar Kita

Yang berbahaya dilingkungan kita :

1. BEKAS BOTOL AQUA





Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT, etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.



2 . PENGGEMAR SATE





Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.


3. UDANG DAN VITAMIN C





Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.


4. MI INSTAN





Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.



5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN





Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.


Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.


A. Kertas
.




Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita. pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.


B . Styrofoam





Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.


Sumber : Unknown


JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI SEBANYAK MUNGKIN KEPADA KELUARGA, TEMAN & SAHABAT ANDA

Monday, January 21, 2008

CINTA & HATIMU

Tak kan... ada ke i nginan...
Menca..ri bu..nga yang lain...
Tak kan... pernah kumen coba...
Melupakan ba yanganmu...
Bila esok... kau berubah...
Membalas semua rasa cintaku...
Kan ku jaga...
Sepenuh ha ti ku...


REFF :
Hanya...dirimu ka sih...
Satu...menghias hati...
Tak kan.. pernah terbagi...
Cinta...suci ini......

Bila ada... kerinduan...
Merasuk di.. dalam jiwa...
Tak kan... pernah kumen coba...
Menghapus ra sa itu...
Bila esok... kau berubah...
Membalas semua rasa cintaku...
Kan ku jaga...
Sepenuh ha ti ku...

REFF :
Hanya...dirimu ka sih...
Satu...menghias hati...
Tak kan.. pernah terbagi...
Cinta...suci ini......

Hanya...cinta da rimu...
Slalu...kuharap pasti...
Akan...kau beri ka sih...
Cinta..mu un tukku...

Hanya...dirimu kasih...
Slalu..kuharap pasti...
Akan..kau beri kasih...
Cinta..mu un tukku...

Akan... kau beri ka sih...
Cinta..dan ha timu......

Created by : ILOVUII

for the Girl who is my couple now & mother's of my children

Monday, January 14, 2008

Salju Pertama

Sudah sebulan lebih kami berkutat dengan training yang harus diikuti selama di Gumi. Dari awalnya kami pergi 14 orang, kini kami tinggal berenam dengan rekan-rekanku yang harus menggenapkan masa training, hanya aku & rekanku satu team yang harus tinggal lebih lama yaitu 3 bulan.


Kegiatan yang terus menerus sama dan berulang cukup membuat kita bosen. Jam 6.30 pagi pergi ke kantin untuk sarapan. Tidak lupa sebungkus abon dah aku siapkan..maklum kadang lauk dikantin banyak yang ga bisa dimakan..lebih sering Tejigogi yang tersedia.. Setelah sarapan langsung menuju halte bus di depan dormitory... jam biasanya menunjukkan pukul 07.05. Sambil menunggu bus kami menonton berita yang cuma bisa dimengerti gambarnya aja.. karena bahasanya ga kita mengerti, ada juga yang menyeruput kopi untuk menghangatkan badan.


Sepuluh menit kemudian bus jemputan pun tiba.. kami pun langsung berhamburan menuju pintu bus dengan kedua tangan masuk ke saku celana atau jaket... maklum anginnya kencang sekali & dingin lagi. Dari perkiraan cuaca di berita TV, suhu saat ini mencapai 5 ~ 10 derajat celcius. Didalam bus, udara hangat lumayan menerpa badan karena di cuaca yang dingin ini pemanas ruangan di bus dinyalakan... tapi bbbrrrbbrrrr....tetap aja aku kedinginan padahal baju sudah dipakai rangkap empat, mungkin karena udara dingin masuk lewat celana yang cuma dua lapis...Sepuluh menit berikutnya bus pun tiba di kantor, aku & rekan-rekan bergegas turun & berjalan dengan cepat menuju kedalam kantor..mencari kehangatan lagi didalam & menuju ruangan masing-masing bagian.

Jam menunjukkan pukul lima sore lewat, saat pendamping training mengajak aku untuk keluar dari ruangan..kupikir dia mau menraktir aku kopi seperti hari-hari biasanya,
kadang softdrink dibeliin, lumayan... hemat uang saku.he..he..he.... ternyata dia mengajak aku ke ruangan disisi gedung yang jendelanya terbuka dikit. Dia menunjuk ke luar gedung...
Wow... fantastic... menakjubkan... kulihat diluar bongkahan-bongkahan kecil seperti kapas jatuh dari langit. Kulihat sekeliling sejauh mataku memandang.. butiran-butiran kecil putih memenuhi jangkauan pandanganku. Ya... itu salju pertama yang turun dimusim dingin tahun itu...
dan saat itu kali pertama aku melihat langsung jatuhnya salju.

Tak sabar rasanya ingin segera memegang & merasakan yang namanya salju, aku segera bergegas keluar menuju kantin saat waktu makan malam berbunyi. Ya.... akhirnya aku bisa juga merasakan butiran salju yang jatuh melayang-layang dari langit
. Mungkin lebih tepatnya serpihan salju karena seperti serutan-serutan es balok tapi lebih halus dan lebih tipis. Kubuka telapak tanganku menghadap ke atas. Kubiarkan salju jatuh ketelapak tanganku, kubiarkan lebih banyak & menumpuk walaupun dingin mulai terasa ditelapak tanganku. Kutangkupkan kedua telapak tanganku setelah cukup banyak salju yang tertampung..dan kuusap salju yang ada..tessss...salju pun hilang mencair membasahi kedua telapak tanganku..hhhhmmm... ini toh rasanya salju......


http://bux.to/?r=ilovuii
http://www.agenduit.com?id=ilovuii
http://clix4coins.com/index1.php?ref=ilovuii